Senin, 13 Juni 2011

DAPET DOLLAR DARI IPANEL.....TERBUKTI....NO SCAM

hanya dengan mengikuti survey, klik sana sini, kita bisa dapa dollar gratiss? jawabnya bisa, website yang menyediakan layanan ini adalah iPanel Online, kabar baiknya iPanel Online berbahasa Indonesia, namun mungkin kita masih bertanya-tanya apakah ini survey lejit (membayar) atau scam (bohongan belaka), tanpa pikir panjang saya lakukanlah sebuah riset dengan bantuan om google, Alhamdulillah ternyata banyak kawan-kawan yang merekomendasikan bergabung dengan website ini adalah blog-blog rekan-rekan yang bisa dipercaya, dan mereka tidak ada komplain dengan website penyedia dolar lewat survey ini.

tanpa pikir panjang akhirnya saya memutuskan untuk bergabung, selang beberapa hari saya sudah bisa mengumpulkan poin sebanyak 250 poin, jika ditukar dengan dolar di iPanel Online kira-kira saya dapat $ 2,5, lumayan juga ya. saya juga coba riset di google ternyata sudah banyak rekan-rekan kita yang lain sudah terima pembayaran dari ikutan survey di iPanel Online.

nah bagaimana saya bisa, sayaberharap rekan-rekan semua juga dapat mengambil manfaat dari iPanel Online ini. berikut cara bergabung di iPanel Online :

Cara mendaftar iPanel Online :
  • Silahkan klik disini untuk daftar gratis di iPanel Online
  • Masukkan data-data anda dengan benar karena ini akan berpengaruh pada banyaknya survey yang akan anda terima dan kemudian klik “Submit”
  • Anda tidak perlu takut karena antarmukanya bahasa Indonesia.
  • Login (masuk) ke-email yang anda daftarkan di iPanel Online
  • Klik link Aktivasi yang dikirim ke email anda.(jika tidak ada di inbox.coba cek di folder spam karena kadang suka nyasar disana )
  • Setelah itu login ke member area iPanel dengan memasukkan email dan password anda.
  • Setelah login anda akan mendapatkan bonus pendaftaran 10 poin.
  • Lengkapi data anda dengan klik tab “Data Saya” kemudian di “Informasi harus di isi untuk tukar angka bonus”, di bagian ini isikan data-data yang masih kosong teruma pada bagian pembayaran yang menggunakan PayPal.
Cara mengikuti survey :

Ada 2 macam survey di iPanel Online, yaitu :

  • Survei Interaktif
  • Survei Saya

Karena anda baru mendaftar, mungkin saja belum ada survei di menu “survei saya”. ikuti salah satu survei yang ada di menusurvei interaktif dengan begitu akun anda sudah aktif dan siap mengumpulkan point-pointnya.

Survei interaktif adalah survei mini/singkat dan poinnya kecil ( 1-10 poin ) dibandingkan dari “Survei Saya”, tapi lumayanlah buat nambahin poin. Cara mengikuti surrvei interaktif ini anda harus login dulu setelah masuk ke “halaman utama saya” klik menu “home” di bagian paling atas (dekat selamat datang), setelah muncul halaman depan, klik menu “survei interaktif” pada kanan atas, maka akan terlihat daftar survei silahkan klik nama survei untuk memulai (note : pilih judul survei dgn text warna merah dapat bonus poin, judul survei dgn text hitam itu survei dari anggota, tidak dapat bonus poin).


saya sudah mengikuti survey dan menerima 150 poin....jadi tinggal tambahan 10 orang rferal lagi jadi 250 point untuk payout.....


untuk itu, mohon bantuannya....daftar disini......ipanel

selamat mencoba.

Selasa, 07 Juni 2011

Stoner Menangi Balapan Membosankan



CATALUNYA, KOMPAS.com — Casey Stoner menunjukkan bahwa dia memang layak jadi pemenang di GP Catalunya, Minggu (5/6/2011). Setelah merajai tiga sesi latihan bebas selama akhir pekan ini dan start dari posisi kedua, pebalap Repsol Honda tersebut tampil dominan selama balapan 25 lap, untuk naik podium dan meraih nomor satu. Ini adalah kemenangan ketiga Stoner pada musim 2011.

Stoner mengalahkan duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Ben Spies, yang finis pada urutan ke-2 dan ke-3. Sementara itu, rekan setim Stoner, Andrea Dovizioso, mengakhiri balapan dengan finis di urutan keempat, diikuti pebalap Ducati, Valentino Rossi, dan sang pemegang posisi pemuncak, Marco Simoncelli.

Ini tentu saja hasil yang menyakitkan bagi "Super Sic", yang sebenarnya sangat kompetitif sejak latihan bebas dan berhasil mengalahkan Stoner pada kualifikasi kemarin. Namun, start yang buruk membuat Simoncelli harus menerima kenyataan pahit karena kembali gagal naik podium untuk kali pertama sejak melakukan debut di MotoGP pada musim lalu. Adapun bagi Spies, hasil di Catalunya menjadi pengobat rasa rindunya untuk mewujudkan impian naik podium. Pasalnya, impian itu akhirnya jadi kenyataan.

Dengan hasil seri kelima MotoGP 2011 ini, komposisi di klasemen sementara sedikit berubah. Lorenzo yang naik podium nomor dua tetap memimpin klasemen dengan total 98 poin. Selanjutnya ada Stoner yang kini tertinggal 7 angka. Dovizioso berhasil naik ke urutan ketiga dengan nilai 63, menggeser rekan setimnya, Dani Pedrosa. Pedrosa absen pada balapan kali ini karena kondisinya tidak bagus pasca-operasi tulang selangka kanan akibat cedera seusai bersenggolan dengan Simoncelli di Le Mans, 15 Mei lalu.

Jalannya lomba

Saat lampu merah padam tanda balapan dimulai, duo Yamaha, Lorenzo dan Spies, langsung menyodok ke depan. Mereka menyalib sang pemegang posisi pemuncak, Simoncelli, yang terpuruk ke urutan ketujuh. Sementara itu, Stoner bisa mempertahankan posisi di urutan kedua. Dia hanya kalah dari Lorenzo, dan dibuntuti oleh Spies. Rossi juga melakukan start yang bagus karena, dari urutan ketujuh, jagoan Ducati ini melejit ke posisi keempat, mengalahkan Dovizioso.

Namun, memasuki lap kedua, Stoner yang berjaya selama tiga sesi latihan bebas mulai menunjukkan dominasinya. Seusai melewati Lorenzo, juara dunia 2007 ini langsung unggul cukup jauh dengan selisih lebih dari 0,2 detik. Di urutan keempat, Rossi dan Dovi bergantian mengambil posisi.

Memasuki lap keempat, Dovi sudah mulai membuat jarak dengan Rossi, yang ada di depan Simoncelli, diikuti oleh rekan setim Rossi, Nicky Hayden. Di bagian depan, Stoner dan Lorenzo secara konsisten menjauh dari kejaran Spies, yang mulai mendapat tekanan dari Dovi.

Stoner, yang sudah membukukan dua kemenangan sepanjang musim 2011, terus menggeber motornya secara maksimal. Pada lap kelima, dia kembali membuat catatan lap tercepat sehingga jaraknya dengan Lorenzo kian lebar menjadi 1,187 detik. Ini membuat balapan yang semula menegangkan mulai agak monoton dan membosankan karena Stoner tak memiliki lawan lagi. Begitu juga dengan Lorenzo yang nyaman di urutan kedua.

Persaingan ketat justru terjadi di bagian belakang. Spies, yang menjadi pemimpin rombongan ketiga dan tertinggal 3,779 detik dari Stoner, terus ditempel oleh Dovi dan Rossi. Simoncelli, yang melakukan start dengan buruk, secara perlahan, terus menjauhi Hayden untuk mengancam Rossi. Pada lap kedelapan, Simoncelli tertinggal 1,107 detik dari Rossi.

Pada lap kesembilan, Cal Crutchlow melakukan manuver yang mengesankan karena rookie MotoGP yang memperkuat Yamaha Tech 3 tersebut berhasil melewati Hayden. Pebalap Inggris tersebut melewati juara dunia 2006 itu di lintasan lurus, yang membuatnya naik ke posisi ketujuh.

Kembali ke posisi terdepan, Stoner tampaknya tak terbendung lagi untuk menjadi juara. Pebalap Australia tersebut kini unggul 2,497 detik ketika balapan tersisa 13 lap dari total 25 lap. Hanya nasib sial yang bisa menghancurkan ambisinya untuk merengkuh kemenangan ketiga pada musim ini, setelah Qatar dan Le Mans.

Lap ke-13, hujan mulai turun meskipun masih dalam butiran-butiran kecil. Bendera putih pun dikibarkan. Sejumlah tim sudah mulai mempersiapkan motor kedua mereka, untuk mengantisipasi kemungkinan untuk harus masuk pit. Meskipun demikian, para pebalap belum mau berspekulasi sehingga mereka tak peduli dengan kondisi tersebut. Hanya, situasi ini membuat para pebalap mulai berhati-hati.

Namun secara keseluruhan, komposisi di lintasan balapan tidak berubah. Stoner tetap tak tergoyahkan di posisi terdepan dan unggul 2,986 detik atas Lorenzo ketika balapan memasuki lap ke-19. Gap di antara pebalap yang berada di belakang mereka juga cukup jauh. Dengan demikian, jarak antara Spies, Dovi, Rossi, dan Simoncelli tampak renggang. Tak tersaji duel yang menegangkan.

Menjelang balapan usai, ketika tersisa dua lap, Dovi kembali memberikan ancaman kepada Spies. Akan tetapi, tekanan yang diberikan pebalap Italia kepada juara dunia Superbike 2009 itu tak bertahan lama karena dia kembali tertinggal. Oleh karenanya, tak ada perubahan sampai balapan seri kelima MotoGP 2011 ini selesai. Stoner jadi pemenang, dilanjutkan dengan Lorenzo, Spies, Dovi, Rossi, Simoncelli, Crutchlow, dan Hayden.

Selanjutnya, para pebalap akan mempersiapkan diri menghadapi seri keenam di Silverstone, Inggris, pekan depan. Diharapkan, rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, sudah bisa ambil bagian setelah absen di Catalunya.

- Hasil GP Catalunya, Minggu (5/6/2011)

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 43m 19.779s
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 43m 22.182s
3. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 43m 24.070s
4. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 43m 25.034s
5. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 43m 27.150s
6. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 43m 31.610s
7. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 43m 46.262s
8. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 43m 53.022s
9. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 44m 2.871s
10. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 44m 2.892s
11. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team 44m 4.003s
12. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 44m 5.018s
13. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 44m 18.047s

DNF:
Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team
Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini

- Klasemen sementara

1. Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing 98
2. Casey Stoner Repsol Honda Team 91
3. Andrea Dovizioso Repsol Honda Team 63
4. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 61
5. Valentino Rossi Ducati Marlboro Team 58
6. Nicky Hayden Ducati Marlboro Team 47
7. Hiroshi Aoyama San Carlo Honda Gresini 36
= Ben Spies Yamaha Factory Racing 36
9. Marco Simoncelli San Carlo Honda Gresini 32
10. Cal Crutchlow Monster Yamaha Tech 3 30
11. Hector Barbera Mapfre Aspar Team 26
12. Karel Abraham Cardion AB Motoracing 24
13. Colin Edwards Monster Yamaha Tech 3 21
14. Toni Elias LCR Honda MotoGP 20
15. Loris Capirossi Pramac Racing Team 16
16. Alvaro Bautista Rizla Suzuki MotoGP 11
17. Randy de Puniet Pramac Racing Team 6
= John Hopkins Rizla Suzuki MotoGP 6

Jumat, 03 Juni 2011

Stoner Tetap di Depan, Rossi Meningkat : HASIL FP2 MOTOGP-CATALUNYA



 

CATALUNYA, Kompas.com - Honda terus menunjukkan konsistensinya pada latihan bebas GP Catalunya, Jumat (3/6/11). Malah pada latihan sesi kedua, mereka menempatkan tiga pebalapnya sekaligus di posisi teratas. Pada latihan sebelumnya, hanya dua pebalap menguasai posisi 1-2.

Seperti pada sesi pertama, kali ini pun Casey Stoner dan Marco Simoncelli berada di posisi paling depan. Stoner mencatat waktu terbaik 1 menit 42,940 detik, unggul 0,528 detik atas Simoncelli. Gap ini kurang lebih sama dengan yang terjadi pada latihan pertama.

Perubahan komposisi terjadi di urutan tiga, di mana rekan setim Stoner di Repsol Honda, Andrea Dovizioso, berhasil mengalahkan duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Ben Spies, yang kali ini harus puas di urutan 4 dan 5--pada latihan pertama, Dovizioso, yang pada latihan kali ini terpaut 0,663 detik, berada di belakang duo Yamaha tersebut.

Tren meningkat juga diperlihatkan pebalap andalan Ducati, Valentino Rossi, karena dia berada di urutan enam. Meskipun demikian, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut tertinggal lebih dari 2 detik dengan Stoner. Akan tetapi, hasil ini menunjukkan performa yang mulai meningkat, karena pada latihan pertama dia hanya mampu berada di urutan sembilan.

Di belakang Rossi ada Cal Crutchlow (Yamaha Tech 3), Hiroshi Aoyama (Gresini Honda), Nicky Hayden (Ducati) dan Alvaro Bautista (Suzuki), yang melengkapi komposisi 10 besar. Latihan bebas ketiga akan berlangsung Sabtu (4/6/11) pada pukul 10.10-10-55 waktu setempat atau 15.10-15.55 WIB.

Pada sesi yang berlangsung dalam kondisi basah/kering ini, sempat terjadi kecelakaan. Pebalap Tech 3 Colin Edwards jatuh di Tikungan 5, dan langsung dibawa ke pusat medis sirkuit karena mengalami cedera bahu. Insiden tersebut masih sedang diinvestigasi.

- Hasil latihan bebas 2 GP Catalunya

  1. Casey Stoner  AUS Repsol Honda Team  1m 42.940s
  2. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 1m 43.468s
  3. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 1m 43.603s
  4. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 1m 43.810s
  5. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 1m 44.859s
  6. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 1m 44.944s
  7. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 1m 45.136s
  8. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 1m 45.666s
  9. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 1m 45.715s
  10. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 1m 45.751s
  11. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 1m 45.760s
  12. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 1m 46.126s
  13. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 1m 46.280s
  14. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 1m 46.366s
  15. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team 1m 46.501s
  16. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 1m 52.512s

Fastest FP1 time: Casey Stoner AUS Repsol Honda 1m 43.918s

GP Catalan 2010 (July 4):

Pole position: Jorge Lorenzo ESP Fiat Yamaha 1m 42.046s

Fastest race lap: Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda 1m 43.154s

Kamis, 19 Mei 2011

"Super Sic" Kecewa Mendapat Penalti


AFP/JEAN FRANCOIS MONIER
Pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli.


LE MANS, KOMPAS.com — Pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, merasa tidak puas dengan keputusan memberikan penalti kepadanya saat GP Perancis, Minggu (15/5/2011), karena dinilai melakukan manuver ilegal terhadap Dani Pedrosa, yang menyebabkan pebalap Repsol Honda tersebut jatuh. Menurut "Super Sic", hukuman yang diberikan tersebut terlalu dipaksakan hanya karena pada akhir-akhir ini gaya membalapnya mendapat kritik dari beberapa pebalap.

Mereka menghukum saya. Namun, jika hal yang sama terjadi dengan beberapa pebalap lain atau tanpa saya, mereka takkan mendapatkan hukuman itu.
-- Marco Simoncelli

Memang, Simoncelli sudah mendapat banyak komplain dari para rivalnya karena aksinya yang dinilai berbahaya saat balapan. Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, menjadi pebalap yang paling vokal dan dia sempat beradu mulut dengan si jabrik menjelang GP Portugal awal bulan ini.

Ternyata, apa yang ditakutkan Lorenzo dan beberapa pebalap lain itu menjadi kenyataan di Sirkut Le Mans. Simoncelli melakukan kontak dengan Pedrosa ketika dia berusaha menyalip dari sisi luar, yang menyebabkan Pedrosa jatuh dan cedera patah tulang selangka kanan.

Pengawas balapan memberikan hukuman kepada Simoncelli karena pebalap Italia tersebut dinilai melakukan manuver yang tidak fair. Inilah yang membuat Simoncelli tak puas meskipun dia harus menjalani hukuman tersebut dan mengakhiri balapan selama 28 lap itu di peringkat kelima.

"Bagi saya, hal yang saya tidak suka... adalah penalti karena dalam beberapa hari terakhir dan saat balapan terakhir, semua orang membicarakannya (tentang aku)," ujar Simoncelli.

"Mereka menghukum saya. Namun, jika hal yang sama terjadi dengan beberapa pebalap lain atau tanpa saya, mereka takkan mendapatkan hukuman itu," ujarnya.

Mantan juara dunia kelas 250 cc ini tak yakin bahwa dia membuat kesalahan dalam insiden tersebut.

"Saya berusaha melewatinya dan melakukannya di tikungan. Saya juga sudah berusaha memberikannya ruang yang cukup di tikungan itu. Namun, saya pikir bahwa dia membuat sedikit kesalahan dan dia sedikit keluar dari garis," kata Simoncelli.

"Dia menyenggol saya di bagian belakang dan saya tetap berusaha menahan motor, tetapi dia jatuh. Saya menyesal karena kejadian ini dan saya kehilangan banyak poin."

Rossi Merasa seperti Juara

AFP/DAMIEN MEYER Pebalap Ducati, Valentino Rossi, merayakan keberhasilannya naik podium nomor tiga di GP Perancis, Minggu (15/5/11). Ini podium pertama Rossi bersama tim Ducati.


LE MANS, KOMPAS.com — Valentino Rossi senang bukan kepalang dengan hasil GP Perancis, Minggu (15/5/2011). Penantiannya selama ini akhirnya terwujud, di mana untuk pertama kalinya sepanjang karier dia bisa naik podium bersama Ducati.

Saya sangat senang karena podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit.
-- Valentino Rossi

Memang, "The Doctor" pantas merayakan kesuksesan kecil tersebut karena dia dan Ducati tidak menjadi favorit pada musim 2011. Ini lantaran performa Desmosedici GP11 yang jauh dari harapan karena kalah bersaing dengan para rivalnya dari tim Honda dan Yamaha. Apalagi, kondisi fisiknya juga tidak menunjang pascaoperasi bahu bulan November tahun lalu.

Namun, dalam balapan selama 28 lap di Sirkuit Le Mans, Perancis, Rossi menunjukkan penampilan yang sangat impresif dan fantastis. Start dari urutan sembilan, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut secara perlahan merangsek ke depan dan sempat berada di urutan kedua sebelum dikalahkan oleh pebalap Repsol Honda, Andrea Dovizioso, pada beberapa lap terakhir. Ini juga kekalahan kedua Rossi dari Dovizioso setelah di GP Portugal awal bulan ini pun dia dikalahkan menjelang masuk garis finis dalam perebutan posisi keempat.

"Saya sangat senang, podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit ketika kami banyak berjuang untuk mengatasi kondisi fisikku dan juga harus bisa lebih memahami motor," ujar pebalap berusia 33 tahun tersebut.

"Tetapi, ini menjadi semakin baik dan balapan pada hari ini sangat menyenangkan. Saya melakukan start dengan cukup bagus, beberapa kali menyalip lawan, dan saya terlibat pertarungan dengan Dovi dan (Jorge) Lorenzo. Kami memiliki pengesetan yang berbeda dan saya lebih cepat dari mereka pada sisa akhir pekan ini."

"Pada akhirnya menyenangkan karena saya melakukan beberapa lap dengan baik untuk bertarung dengan Jorge dan saya bisa melewatinya. Kemudian, ketika Dovi datang, ada pertarungan lain lagi dengannya."

"Kami sedang berada di jalur yang bagus, tetapi pada beberapa tempat kami masih banyak kehilangan. Ketika saya berusaha menyalip Dovi, saya pikir itu adalah lap terakhir, tetapi ternyata masih ada satu lagi, saya tidak yakin. Namun, memang ini sulit dan selamat buat Dovi."

Meskipun gagal menjadi nomor dua, Rossi tetap bahagia. Bahkan, di podium, mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut merayakannya sama seperti seorang yang baru menjadi pemenang.

"Tempat ketiga ini tentu saja tidak seperti seorang pemenang, tetapi mirip," ujarnya.

Stoner Sempurna, Rossi Fantasti


AFP/DAMIEN MEYER
Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, merayakan kesuksesannya memenangi GP Perancis, Minggu (15/5/11).

LE MANS, KOMPAS.com — Casey Stoner tampil sempurna dan Valentino Rossi fantastis dalam persaingan selama 28 lap di Sirkuit Le Mans, Perancis, Minggu (15/5/11). Stoner, yang tak terkalahkan selama akhir pekan ini dan start dari pole position, menyempurnakan performa impresifnya dengan menjadi juara. Sementara Rossi, yang start dari urutan kesembilan, naik podium nomor 3. Posisi dua ditempati rekan setim Stoner di Repsol Honda, Andrea Dovizioso.

Drama juga terjadi antara Dani Pedrosa dan Marco Simoncelli dalam memperebutkan posisi kedua. Pada lap ke-17, gaya membalap Simoncelli yang terlalu agresif memakan korban karena dia menyenggol Pedrosa saat menikung ke kiri untuk melewati pebalap Repsol Honda tersebut sehingga Pedrosa jatuh dan gagal melanjutkan balapan—bahkan kembali cedera patah tulang selangka. Simoncelli pun akhirnya terkena penalti dan dia tetap tampil menawan sehingga mampu finis di urutan kelima setelah melewati pebalap Yamaha, Ben Spies.

Dalam balapan kali ini, Yamaha yang biasanya merajai Sirkuit Le Mans nyaris tak berkutik. Pebalap andalannya yang juga juara dunia, Jorge Lorenzo, harus puas finis di urutan keempat karena ditaklukkan Rossi dan Dovizioso.

Dengan hasil seri keempat ini, Lorenzo tetap berada di puncak klasemen dengan total 78, diikuti Stoner yang mencatat kemenangan kedua sepanjang 2011—setelah menang di Qatar—dan kini mengumpulkan 66 poin. Juara dunia 2007 ini menggeser Pedrosa yang gagal menuai poin sehingga harus turun ke urutan ketiga karena poinnya tetap 61. Sementara Dovi naik ke urutan keempat setelah mengumpulkan 50 poin, menggeser Rossi yang meraih 47 angka.

Setelah balapan di Le Mans ini, para pebalap akan mempersiapkan diri menghadapi seri kelima di Catalunya, Barcelona, yang akan berlangsung 5 Juni mendatang.

Jalannya balapan

Saat 10 lampu merah padam, Pedrosa yang start dari posisi keempat langsung melejit ke depan untuk memimpin jalannya lomba. Sementara itu, Stoner dan Dovizioso membuntutinya dari belakang. Namun, Simoncelli, yang start dari posisi kedua turun tiga strip ke urutan kelima karena dia juga digeser oleh Lorenzo.

Namun, Simoncelli tak perlu waktu lama untuk kembali ke barisan depan. Menjelang masuk lap kedua, "Super Sic" berhasil melewati Dovi dan dia memulai pertarungan ketat dengan Lorenzo. Sementara di posisi depan terjadi perubahan posisi ketika Stoner melewati Pedrosa di lap kedua.

Rossi pun ikut meramaikan persaingan ketika dia naik ke urutan keenam untuk mengancam Dovi, yang mengalahkannya saat masuk garis finis di Portugal awal bulan ini. Meskipun demikian, Ducati terlihat cukup kesulitan mengimbangi Honda, yang memang sangat impresif sepanjang akhir pekan ini.

Pada lap ketiga, Simoncelli melewati Lorenzo saat menikung ke kanan. Pebalap berambut jabrik ini memanfaatkan keuntungan karena Lorenzo sedikit menginjak garis putih ketika mengambil ancang-ancang untuk menikung. Dia langsung mengambil dari sisi dalam dan membuat "musuh"nya—Simoncelli dan Lorenzo, terlibat permusuhan setelah Lorenzo mengecam gaya membalap Simoncelli yang dinilai terlalu agresif dan berbahaya—tersebut terpaksa harus sedikit melebar dan rela turun satu strip.

Memasuki lap kelima, gap di antara para pebalap yang bersaing di barisan depan mulai terlihat. Stoner dan Pedrosa bertarung ketat untuk memperebutkan posisi pertama, sedangkan Simoncelli terlihat sendirian di urutan ketiga karena Lorenzo dan Dovi terpisah cukup jauh di belakangnya, begitu juga dengan Rossi yang ada di urutan keenam.

Lap ke delapan Stoner unggul lebih dari 0,3 detik atas Pedrosa dan mereka terpisah jauh dengan Simoncelli yang tertinggal lebih dari 1,9 detik. Balapan mulai sedikit membosankan karena dua pebalap terdepan terlalu jauh, begitu juga dengan Simoncelli yang tak terganggu di posisi ketiga.

Namun, persaingan di posisi empat cukup seru antara Lorenzo dan Dovi, yang tertinggal lebih dari enam detik. Akhirnya, usaha pebalap Repsol Honda tersebut untuk melewati Lorenzo bisa terwujud di lap ke-10, yang membuat Honda kembali menguasai empat posisi terdepan, seperti halnya saat latihan bebas dan kualifikasi. Sementara Rossi tetap berada di urutan keenam untuk memisahkan para pebalap Yamaha, yaitu Colin Edwards dan Ben Spies, yang ada di belakangnya.

Pada lap ke-13, ketika Stoner semakin memperlebar jarak dengan Pedrosa serta Simoncelli, Lorenzo dan Dovi justru kembali terlibat dalam pertarungan seru untuk memperebutkan posisi keempat. Rossi pun memberi ancaman dan siap memanfaatkan keuntungan dari pertarungan dua rivalnya yang ada di depan tersebut. Satu lap berselang Lorenzo berhasil menyalip Dovi, sedangkan Spies harus mengalami nasib buruk lagi karena jatuh dan terpaksa masuk garasi.

Kembali ke posisi depan, Simoncelli secara perlahan mulai memberikan ancaman kepada Pedrosa karena gapnya semakin dekat. Pada lap ke-17, si jabrik hanya berselisih lebih dari 0,2 detik dari pebalap Repsol Honda tersebut dan punya potensi melewatinya. Benar saja, pebalap Italia tersebut berhasil melakukannya dan tak berapa lama berselang, Pedrosa jatuh ketika berusaha mengambil dari sisi dalam saat menikung ke kiri untuk mengambil kembali posisinya. Alhasil, Simoncelli tak mendapat lawan lagi dan aman di posisi kedua dan para pebalap di belakangnya mendapatkan keuntungan karena posisi mereka secara otomatis naik satu strip.

Sementara itu, Stoner tak tersentuh lagi. Hanya nasib sial yang bisa menghalanginya untuk gagal menjadi pemenang di Le Mans. Itu disebabkan sampai dengan lap ke 20, dia unggul lebih dari 8 detik atas Simoncelli, apalagi dengan Lorenzo di urutan ketiga yang tertinggal lebih dari 12 detik. Di lap yang sama, Rossi membuat sebuah langkah maju dengan menyalip Dovi dan langsung mengancam Lorenzo.

Sementara itu, dalam perebutan urutan keenam, rekan setim Rossi, Nicky Hayden, tak bisa mempertahankan posisinya karena dilewati Spies, yang mampu melanjutkan balapan setelah melakukan perbaikan pada motornya di garasi.

Pada lap ke-22, Simoncelli mendapat penalti karena dari hasil investigasi, dia dinyatakan melakukan manuver yang ilegal, yang menyebabkan Pedrosa jatuh. Ini memberikan keuntungan kepada para pebalap di belakangnya.

Persaingan seru terjadi di lap ke-24 ketika Rossi menunjukkan penampilan yang fantastis untuk menyalip Lorenzo. Saat menikung, dia melewati Lorenzo dan berhasil mempertahankannya meskipun di lintasan lurus Lorenzo nyaris melewatinya. Namun, Ducati harus mengakui ketangguhan mesin Honda karena pada lap ke-25 Dovi melewatinya di lintasan lurus dan dia harus turun satu strip lagi ke urutan ketiga. Sementara Lorenzo tertinggal cukup jauh karena sempat melebar dan nyaris masuk gravel.

Lap terakhir, Stoner menginjak garis finis tanpa ada perlawanan, sekaligus mencatat kemenangan kedua pada musim 2011, diikuti Dovi yang berhasil mempertahankan posisi walaupun terus mendapatkan tekanan dari Rossi. Meskipun demikian, ini hasil yang fantastis bagi Rossi karena dia start dari urutan kesembilan dan akhirnya bisa naik podium, seperti yang dijanjikannya seusai kualifikasi kemarin.

- Hasil GP Perancis

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 44m 3.955s
2. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 44m 18.169s
3. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 44m 18.519s
4. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 44m 25.030s
5. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 44m 35.200s
6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 44m 35.564s
7. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 44m 39.521s
8. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 44m 55.457s
9. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team 45m 7.686s
10. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 45m 7.840s
11. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 45m 8.023s
12. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 45m 8.147s
13. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 2 laps

DNF:
Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team
Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team
Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3
Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team

- Klasemen sementara

Pos. Rider Bike Nation Points
1. Jorge LORENZO Yamaha SPA 78
2. Casey STONER Honda AUS 66
3. Dani PEDROSA Honda SPA 61
4. Andrea DOVIZIOSO Honda ITA 50
5. Valentino ROSSI Ducati ITA 47
6. Nicky HAYDEN Ducati USA 39
7. Hiroshi AOYAMA Honda JPN 36
8. Marco SIMONCELLI Honda ITA 22
9. Colin EDWARDS Yamaha USA 21
10. Hector BARBERA Ducati SPA 21
11. Cal CRUTCHLOW Yamaha GBR 21
12. Ben SPIES Yamaha USA 20
13. Karel ABRAHAM Ducati CZE 18
14. Toni ELIAS Honda SPA 17
15. Loris CAPIROSSI Ducati ITA 9
16. Alvaro BAUTISTA Suzuki SPA 7
17. Randy DE PUNIET Ducati FRA 6
18. John HOPKINS Suzuki USA 6

Minggu, 10 April 2011

Rossi Puas dengan Uji Coba GP12


JEREZ, KOMPAS.com — Valentino Rossi mendapat kesempatan pertama untuk merasakan Ducati GP12 yang dipersiapkan untuk menghadapi MotoGP 2012. "The Doctor" melakukan uji coba mesin versi baru berkapasitan 1.000 cc tersebut di Sirkuit Jerez, Spanyol, Jumat (8/4/11) waktu setempat.

Saya suka GP12 ini. Menurut saya, ini lebih menyenangkan. Ini adalah pertama kalinya kami berada di trek sehingga kami memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan. Tetapi mesinnya lebih bagus
-- Valentino Rossi

Motor tersebut diberi seragam lengkap Marlboro dan satu perubahan yang paling mencolok dibandingkan dengan Desmosedici GP11 adalah penambahan knalpot slash-cut.

Mulai musim 2012, ada pertarungan baru yang mengizinkan penggunaan ukuran mesin maksimum 1.000 cc. Untuk saat ini, mesin yang digunakan di kelas MotoGP adalah 800cc. Meskipun demikian, belum ada konfirmasi selengkapnya, apakah boleh menggunakan sepenuhnya ukuran maksimum 1.000 cc tersebut.

Meskipun demikian, Ducati sudah mulai mengadakan uji coba mesin baru itu. Hanya saja, karena tim uji Ducati sedang konsentrasi untuk mengembangkan mesin GP11, Rossi dibantu oleh beberapa mekanik balap timnya dan insinyur untuk tes GP12 itu.

Juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut memulai aksinya di atas GP12 setelah pukul 11.00. Dia mencobanya selama enam putaran. Karena tak ada masalah, uji coba itu berlanjut di mana Rossi berhasil melahap 50 putaran.

"Saya senang," ujar Rossi usai uji coba tersebut. "Saya suka GP12 ini. Menurut saya, ini lebih menyenangkan, lebih menyenangkan untuk ditunggang. Ini adalah pertama kalinya kami berada di trek sehingga kami memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan. Tetapi mesinnya lebih bagus."

"Ini sangat menyenangkan, dan Anda dapat melakukan beberapa slide yang bagus. Ini adalah motor yang akan kami gunakan pada musim depan. Jadi sangat penting–dan juga sangat bagus–menjadi orang pertama yang tampil di trek."

Ducati menjadi tim pertama yang memberikan kesempatan kepada para pebalapnya untuk mencoba motor 2012. Setelah Rossi melakukannya pada hari Jumat, giliran Nicky Hayden (juara dunia 2006) yang mencoba GP12 di Jerez pada Sabtu.

"Kami memilih para pebalap dari pabrik kami–hari ini Vale, besok Nicky–untuk lebih dulu mencoba motor dalam tes pertama ini karena kami pikir masukan mereka sangat penting untuk memulai pekerjaan kami dalam pengembangan ke arah yang benar," ujar bos teknik Ducati, Filippo Preziosi.

"Bisa bekerja dengan Vale selama sehari penuh lebih merupakan permintaan dari kebanyakan teknisi. Kami mengumpulkan masukan yang akan kami terjemahkan ke desain lebih lanjut dan pengembangan untuk motor tahun depan."

"Hal yang positif adalah bahwa pilihan teknis dibuat untuk GP12 dalam tahap perencanaan awal, pada tahun 2010–dan aku merujuk terutama untuk mesin, yang masih big-bang, dan sampai ke paling belakang–yang didukung oleh Valentino."

"Ini memberikan kami kepuasan yang besar, dan kami optimistis tentang pekerjaan yang masih harus dilakukan. Kami tahu bahwa pesaing kami juga bekerja keras untuk mengembangkan motor 2012 mereka, tetapi itu justru membuat tantangan yang lebih baik. "

Akhir pekan lalu, Hayden membawa Ducati untuk pertama kalinya naik podium pada MotoGP musim 2011 dalam balapan basah di Jerez. Ketika Rossi jatuh saat akan menyalip Casey Stoner untuk memperebutkan posisi kedua, Hayden justru bisa mengambil keuntungan dari kecelakaan yang dialami beberapa pebalap di depan sehingga dia finis ketiga.