Senin, 13 Juni 2011

DAPET DOLLAR DARI IPANEL.....TERBUKTI....NO SCAM

hanya dengan mengikuti survey, klik sana sini, kita bisa dapa dollar gratiss? jawabnya bisa, website yang menyediakan layanan ini adalah iPanel Online, kabar baiknya iPanel Online berbahasa Indonesia, namun mungkin kita masih bertanya-tanya apakah ini survey lejit (membayar) atau scam (bohongan belaka), tanpa pikir panjang saya lakukanlah sebuah riset dengan bantuan om google, Alhamdulillah ternyata banyak kawan-kawan yang merekomendasikan bergabung dengan website ini adalah blog-blog rekan-rekan yang bisa dipercaya, dan mereka tidak ada komplain dengan website penyedia dolar lewat survey ini.

tanpa pikir panjang akhirnya saya memutuskan untuk bergabung, selang beberapa hari saya sudah bisa mengumpulkan poin sebanyak 250 poin, jika ditukar dengan dolar di iPanel Online kira-kira saya dapat $ 2,5, lumayan juga ya. saya juga coba riset di google ternyata sudah banyak rekan-rekan kita yang lain sudah terima pembayaran dari ikutan survey di iPanel Online.

nah bagaimana saya bisa, sayaberharap rekan-rekan semua juga dapat mengambil manfaat dari iPanel Online ini. berikut cara bergabung di iPanel Online :

Cara mendaftar iPanel Online :
  • Silahkan klik disini untuk daftar gratis di iPanel Online
  • Masukkan data-data anda dengan benar karena ini akan berpengaruh pada banyaknya survey yang akan anda terima dan kemudian klik “Submit”
  • Anda tidak perlu takut karena antarmukanya bahasa Indonesia.
  • Login (masuk) ke-email yang anda daftarkan di iPanel Online
  • Klik link Aktivasi yang dikirim ke email anda.(jika tidak ada di inbox.coba cek di folder spam karena kadang suka nyasar disana )
  • Setelah itu login ke member area iPanel dengan memasukkan email dan password anda.
  • Setelah login anda akan mendapatkan bonus pendaftaran 10 poin.
  • Lengkapi data anda dengan klik tab “Data Saya” kemudian di “Informasi harus di isi untuk tukar angka bonus”, di bagian ini isikan data-data yang masih kosong teruma pada bagian pembayaran yang menggunakan PayPal.
Cara mengikuti survey :

Ada 2 macam survey di iPanel Online, yaitu :

  • Survei Interaktif
  • Survei Saya

Karena anda baru mendaftar, mungkin saja belum ada survei di menu “survei saya”. ikuti salah satu survei yang ada di menusurvei interaktif dengan begitu akun anda sudah aktif dan siap mengumpulkan point-pointnya.

Survei interaktif adalah survei mini/singkat dan poinnya kecil ( 1-10 poin ) dibandingkan dari “Survei Saya”, tapi lumayanlah buat nambahin poin. Cara mengikuti surrvei interaktif ini anda harus login dulu setelah masuk ke “halaman utama saya” klik menu “home” di bagian paling atas (dekat selamat datang), setelah muncul halaman depan, klik menu “survei interaktif” pada kanan atas, maka akan terlihat daftar survei silahkan klik nama survei untuk memulai (note : pilih judul survei dgn text warna merah dapat bonus poin, judul survei dgn text hitam itu survei dari anggota, tidak dapat bonus poin).


saya sudah mengikuti survey dan menerima 150 poin....jadi tinggal tambahan 10 orang rferal lagi jadi 250 point untuk payout.....


untuk itu, mohon bantuannya....daftar disini......ipanel

selamat mencoba.

Selasa, 07 Juni 2011

Stoner Menangi Balapan Membosankan



CATALUNYA, KOMPAS.com — Casey Stoner menunjukkan bahwa dia memang layak jadi pemenang di GP Catalunya, Minggu (5/6/2011). Setelah merajai tiga sesi latihan bebas selama akhir pekan ini dan start dari posisi kedua, pebalap Repsol Honda tersebut tampil dominan selama balapan 25 lap, untuk naik podium dan meraih nomor satu. Ini adalah kemenangan ketiga Stoner pada musim 2011.

Stoner mengalahkan duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Ben Spies, yang finis pada urutan ke-2 dan ke-3. Sementara itu, rekan setim Stoner, Andrea Dovizioso, mengakhiri balapan dengan finis di urutan keempat, diikuti pebalap Ducati, Valentino Rossi, dan sang pemegang posisi pemuncak, Marco Simoncelli.

Ini tentu saja hasil yang menyakitkan bagi "Super Sic", yang sebenarnya sangat kompetitif sejak latihan bebas dan berhasil mengalahkan Stoner pada kualifikasi kemarin. Namun, start yang buruk membuat Simoncelli harus menerima kenyataan pahit karena kembali gagal naik podium untuk kali pertama sejak melakukan debut di MotoGP pada musim lalu. Adapun bagi Spies, hasil di Catalunya menjadi pengobat rasa rindunya untuk mewujudkan impian naik podium. Pasalnya, impian itu akhirnya jadi kenyataan.

Dengan hasil seri kelima MotoGP 2011 ini, komposisi di klasemen sementara sedikit berubah. Lorenzo yang naik podium nomor dua tetap memimpin klasemen dengan total 98 poin. Selanjutnya ada Stoner yang kini tertinggal 7 angka. Dovizioso berhasil naik ke urutan ketiga dengan nilai 63, menggeser rekan setimnya, Dani Pedrosa. Pedrosa absen pada balapan kali ini karena kondisinya tidak bagus pasca-operasi tulang selangka kanan akibat cedera seusai bersenggolan dengan Simoncelli di Le Mans, 15 Mei lalu.

Jalannya lomba

Saat lampu merah padam tanda balapan dimulai, duo Yamaha, Lorenzo dan Spies, langsung menyodok ke depan. Mereka menyalib sang pemegang posisi pemuncak, Simoncelli, yang terpuruk ke urutan ketujuh. Sementara itu, Stoner bisa mempertahankan posisi di urutan kedua. Dia hanya kalah dari Lorenzo, dan dibuntuti oleh Spies. Rossi juga melakukan start yang bagus karena, dari urutan ketujuh, jagoan Ducati ini melejit ke posisi keempat, mengalahkan Dovizioso.

Namun, memasuki lap kedua, Stoner yang berjaya selama tiga sesi latihan bebas mulai menunjukkan dominasinya. Seusai melewati Lorenzo, juara dunia 2007 ini langsung unggul cukup jauh dengan selisih lebih dari 0,2 detik. Di urutan keempat, Rossi dan Dovi bergantian mengambil posisi.

Memasuki lap keempat, Dovi sudah mulai membuat jarak dengan Rossi, yang ada di depan Simoncelli, diikuti oleh rekan setim Rossi, Nicky Hayden. Di bagian depan, Stoner dan Lorenzo secara konsisten menjauh dari kejaran Spies, yang mulai mendapat tekanan dari Dovi.

Stoner, yang sudah membukukan dua kemenangan sepanjang musim 2011, terus menggeber motornya secara maksimal. Pada lap kelima, dia kembali membuat catatan lap tercepat sehingga jaraknya dengan Lorenzo kian lebar menjadi 1,187 detik. Ini membuat balapan yang semula menegangkan mulai agak monoton dan membosankan karena Stoner tak memiliki lawan lagi. Begitu juga dengan Lorenzo yang nyaman di urutan kedua.

Persaingan ketat justru terjadi di bagian belakang. Spies, yang menjadi pemimpin rombongan ketiga dan tertinggal 3,779 detik dari Stoner, terus ditempel oleh Dovi dan Rossi. Simoncelli, yang melakukan start dengan buruk, secara perlahan, terus menjauhi Hayden untuk mengancam Rossi. Pada lap kedelapan, Simoncelli tertinggal 1,107 detik dari Rossi.

Pada lap kesembilan, Cal Crutchlow melakukan manuver yang mengesankan karena rookie MotoGP yang memperkuat Yamaha Tech 3 tersebut berhasil melewati Hayden. Pebalap Inggris tersebut melewati juara dunia 2006 itu di lintasan lurus, yang membuatnya naik ke posisi ketujuh.

Kembali ke posisi terdepan, Stoner tampaknya tak terbendung lagi untuk menjadi juara. Pebalap Australia tersebut kini unggul 2,497 detik ketika balapan tersisa 13 lap dari total 25 lap. Hanya nasib sial yang bisa menghancurkan ambisinya untuk merengkuh kemenangan ketiga pada musim ini, setelah Qatar dan Le Mans.

Lap ke-13, hujan mulai turun meskipun masih dalam butiran-butiran kecil. Bendera putih pun dikibarkan. Sejumlah tim sudah mulai mempersiapkan motor kedua mereka, untuk mengantisipasi kemungkinan untuk harus masuk pit. Meskipun demikian, para pebalap belum mau berspekulasi sehingga mereka tak peduli dengan kondisi tersebut. Hanya, situasi ini membuat para pebalap mulai berhati-hati.

Namun secara keseluruhan, komposisi di lintasan balapan tidak berubah. Stoner tetap tak tergoyahkan di posisi terdepan dan unggul 2,986 detik atas Lorenzo ketika balapan memasuki lap ke-19. Gap di antara pebalap yang berada di belakang mereka juga cukup jauh. Dengan demikian, jarak antara Spies, Dovi, Rossi, dan Simoncelli tampak renggang. Tak tersaji duel yang menegangkan.

Menjelang balapan usai, ketika tersisa dua lap, Dovi kembali memberikan ancaman kepada Spies. Akan tetapi, tekanan yang diberikan pebalap Italia kepada juara dunia Superbike 2009 itu tak bertahan lama karena dia kembali tertinggal. Oleh karenanya, tak ada perubahan sampai balapan seri kelima MotoGP 2011 ini selesai. Stoner jadi pemenang, dilanjutkan dengan Lorenzo, Spies, Dovi, Rossi, Simoncelli, Crutchlow, dan Hayden.

Selanjutnya, para pebalap akan mempersiapkan diri menghadapi seri keenam di Silverstone, Inggris, pekan depan. Diharapkan, rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, sudah bisa ambil bagian setelah absen di Catalunya.

- Hasil GP Catalunya, Minggu (5/6/2011)

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 43m 19.779s
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 43m 22.182s
3. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 43m 24.070s
4. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 43m 25.034s
5. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 43m 27.150s
6. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 43m 31.610s
7. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 43m 46.262s
8. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 43m 53.022s
9. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 44m 2.871s
10. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 44m 2.892s
11. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team 44m 4.003s
12. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 44m 5.018s
13. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 44m 18.047s

DNF:
Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team
Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini

- Klasemen sementara

1. Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing 98
2. Casey Stoner Repsol Honda Team 91
3. Andrea Dovizioso Repsol Honda Team 63
4. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 61
5. Valentino Rossi Ducati Marlboro Team 58
6. Nicky Hayden Ducati Marlboro Team 47
7. Hiroshi Aoyama San Carlo Honda Gresini 36
= Ben Spies Yamaha Factory Racing 36
9. Marco Simoncelli San Carlo Honda Gresini 32
10. Cal Crutchlow Monster Yamaha Tech 3 30
11. Hector Barbera Mapfre Aspar Team 26
12. Karel Abraham Cardion AB Motoracing 24
13. Colin Edwards Monster Yamaha Tech 3 21
14. Toni Elias LCR Honda MotoGP 20
15. Loris Capirossi Pramac Racing Team 16
16. Alvaro Bautista Rizla Suzuki MotoGP 11
17. Randy de Puniet Pramac Racing Team 6
= John Hopkins Rizla Suzuki MotoGP 6

Jumat, 03 Juni 2011

Stoner Tetap di Depan, Rossi Meningkat : HASIL FP2 MOTOGP-CATALUNYA



 

CATALUNYA, Kompas.com - Honda terus menunjukkan konsistensinya pada latihan bebas GP Catalunya, Jumat (3/6/11). Malah pada latihan sesi kedua, mereka menempatkan tiga pebalapnya sekaligus di posisi teratas. Pada latihan sebelumnya, hanya dua pebalap menguasai posisi 1-2.

Seperti pada sesi pertama, kali ini pun Casey Stoner dan Marco Simoncelli berada di posisi paling depan. Stoner mencatat waktu terbaik 1 menit 42,940 detik, unggul 0,528 detik atas Simoncelli. Gap ini kurang lebih sama dengan yang terjadi pada latihan pertama.

Perubahan komposisi terjadi di urutan tiga, di mana rekan setim Stoner di Repsol Honda, Andrea Dovizioso, berhasil mengalahkan duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Ben Spies, yang kali ini harus puas di urutan 4 dan 5--pada latihan pertama, Dovizioso, yang pada latihan kali ini terpaut 0,663 detik, berada di belakang duo Yamaha tersebut.

Tren meningkat juga diperlihatkan pebalap andalan Ducati, Valentino Rossi, karena dia berada di urutan enam. Meskipun demikian, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut tertinggal lebih dari 2 detik dengan Stoner. Akan tetapi, hasil ini menunjukkan performa yang mulai meningkat, karena pada latihan pertama dia hanya mampu berada di urutan sembilan.

Di belakang Rossi ada Cal Crutchlow (Yamaha Tech 3), Hiroshi Aoyama (Gresini Honda), Nicky Hayden (Ducati) dan Alvaro Bautista (Suzuki), yang melengkapi komposisi 10 besar. Latihan bebas ketiga akan berlangsung Sabtu (4/6/11) pada pukul 10.10-10-55 waktu setempat atau 15.10-15.55 WIB.

Pada sesi yang berlangsung dalam kondisi basah/kering ini, sempat terjadi kecelakaan. Pebalap Tech 3 Colin Edwards jatuh di Tikungan 5, dan langsung dibawa ke pusat medis sirkuit karena mengalami cedera bahu. Insiden tersebut masih sedang diinvestigasi.

- Hasil latihan bebas 2 GP Catalunya

  1. Casey Stoner  AUS Repsol Honda Team  1m 42.940s
  2. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 1m 43.468s
  3. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 1m 43.603s
  4. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 1m 43.810s
  5. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 1m 44.859s
  6. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 1m 44.944s
  7. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 1m 45.136s
  8. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 1m 45.666s
  9. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 1m 45.715s
  10. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 1m 45.751s
  11. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 1m 45.760s
  12. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 1m 46.126s
  13. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 1m 46.280s
  14. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 1m 46.366s
  15. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team 1m 46.501s
  16. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 1m 52.512s

Fastest FP1 time: Casey Stoner AUS Repsol Honda 1m 43.918s

GP Catalan 2010 (July 4):

Pole position: Jorge Lorenzo ESP Fiat Yamaha 1m 42.046s

Fastest race lap: Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda 1m 43.154s

Kamis, 19 Mei 2011

"Super Sic" Kecewa Mendapat Penalti


AFP/JEAN FRANCOIS MONIER
Pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli.


LE MANS, KOMPAS.com — Pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, merasa tidak puas dengan keputusan memberikan penalti kepadanya saat GP Perancis, Minggu (15/5/2011), karena dinilai melakukan manuver ilegal terhadap Dani Pedrosa, yang menyebabkan pebalap Repsol Honda tersebut jatuh. Menurut "Super Sic", hukuman yang diberikan tersebut terlalu dipaksakan hanya karena pada akhir-akhir ini gaya membalapnya mendapat kritik dari beberapa pebalap.

Mereka menghukum saya. Namun, jika hal yang sama terjadi dengan beberapa pebalap lain atau tanpa saya, mereka takkan mendapatkan hukuman itu.
-- Marco Simoncelli

Memang, Simoncelli sudah mendapat banyak komplain dari para rivalnya karena aksinya yang dinilai berbahaya saat balapan. Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, menjadi pebalap yang paling vokal dan dia sempat beradu mulut dengan si jabrik menjelang GP Portugal awal bulan ini.

Ternyata, apa yang ditakutkan Lorenzo dan beberapa pebalap lain itu menjadi kenyataan di Sirkut Le Mans. Simoncelli melakukan kontak dengan Pedrosa ketika dia berusaha menyalip dari sisi luar, yang menyebabkan Pedrosa jatuh dan cedera patah tulang selangka kanan.

Pengawas balapan memberikan hukuman kepada Simoncelli karena pebalap Italia tersebut dinilai melakukan manuver yang tidak fair. Inilah yang membuat Simoncelli tak puas meskipun dia harus menjalani hukuman tersebut dan mengakhiri balapan selama 28 lap itu di peringkat kelima.

"Bagi saya, hal yang saya tidak suka... adalah penalti karena dalam beberapa hari terakhir dan saat balapan terakhir, semua orang membicarakannya (tentang aku)," ujar Simoncelli.

"Mereka menghukum saya. Namun, jika hal yang sama terjadi dengan beberapa pebalap lain atau tanpa saya, mereka takkan mendapatkan hukuman itu," ujarnya.

Mantan juara dunia kelas 250 cc ini tak yakin bahwa dia membuat kesalahan dalam insiden tersebut.

"Saya berusaha melewatinya dan melakukannya di tikungan. Saya juga sudah berusaha memberikannya ruang yang cukup di tikungan itu. Namun, saya pikir bahwa dia membuat sedikit kesalahan dan dia sedikit keluar dari garis," kata Simoncelli.

"Dia menyenggol saya di bagian belakang dan saya tetap berusaha menahan motor, tetapi dia jatuh. Saya menyesal karena kejadian ini dan saya kehilangan banyak poin."

Rossi Merasa seperti Juara

AFP/DAMIEN MEYER Pebalap Ducati, Valentino Rossi, merayakan keberhasilannya naik podium nomor tiga di GP Perancis, Minggu (15/5/11). Ini podium pertama Rossi bersama tim Ducati.


LE MANS, KOMPAS.com — Valentino Rossi senang bukan kepalang dengan hasil GP Perancis, Minggu (15/5/2011). Penantiannya selama ini akhirnya terwujud, di mana untuk pertama kalinya sepanjang karier dia bisa naik podium bersama Ducati.

Saya sangat senang karena podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit.
-- Valentino Rossi

Memang, "The Doctor" pantas merayakan kesuksesan kecil tersebut karena dia dan Ducati tidak menjadi favorit pada musim 2011. Ini lantaran performa Desmosedici GP11 yang jauh dari harapan karena kalah bersaing dengan para rivalnya dari tim Honda dan Yamaha. Apalagi, kondisi fisiknya juga tidak menunjang pascaoperasi bahu bulan November tahun lalu.

Namun, dalam balapan selama 28 lap di Sirkuit Le Mans, Perancis, Rossi menunjukkan penampilan yang sangat impresif dan fantastis. Start dari urutan sembilan, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut secara perlahan merangsek ke depan dan sempat berada di urutan kedua sebelum dikalahkan oleh pebalap Repsol Honda, Andrea Dovizioso, pada beberapa lap terakhir. Ini juga kekalahan kedua Rossi dari Dovizioso setelah di GP Portugal awal bulan ini pun dia dikalahkan menjelang masuk garis finis dalam perebutan posisi keempat.

"Saya sangat senang, podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit ketika kami banyak berjuang untuk mengatasi kondisi fisikku dan juga harus bisa lebih memahami motor," ujar pebalap berusia 33 tahun tersebut.

"Tetapi, ini menjadi semakin baik dan balapan pada hari ini sangat menyenangkan. Saya melakukan start dengan cukup bagus, beberapa kali menyalip lawan, dan saya terlibat pertarungan dengan Dovi dan (Jorge) Lorenzo. Kami memiliki pengesetan yang berbeda dan saya lebih cepat dari mereka pada sisa akhir pekan ini."

"Pada akhirnya menyenangkan karena saya melakukan beberapa lap dengan baik untuk bertarung dengan Jorge dan saya bisa melewatinya. Kemudian, ketika Dovi datang, ada pertarungan lain lagi dengannya."

"Kami sedang berada di jalur yang bagus, tetapi pada beberapa tempat kami masih banyak kehilangan. Ketika saya berusaha menyalip Dovi, saya pikir itu adalah lap terakhir, tetapi ternyata masih ada satu lagi, saya tidak yakin. Namun, memang ini sulit dan selamat buat Dovi."

Meskipun gagal menjadi nomor dua, Rossi tetap bahagia. Bahkan, di podium, mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut merayakannya sama seperti seorang yang baru menjadi pemenang.

"Tempat ketiga ini tentu saja tidak seperti seorang pemenang, tetapi mirip," ujarnya.

Stoner Sempurna, Rossi Fantasti


AFP/DAMIEN MEYER
Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, merayakan kesuksesannya memenangi GP Perancis, Minggu (15/5/11).

LE MANS, KOMPAS.com — Casey Stoner tampil sempurna dan Valentino Rossi fantastis dalam persaingan selama 28 lap di Sirkuit Le Mans, Perancis, Minggu (15/5/11). Stoner, yang tak terkalahkan selama akhir pekan ini dan start dari pole position, menyempurnakan performa impresifnya dengan menjadi juara. Sementara Rossi, yang start dari urutan kesembilan, naik podium nomor 3. Posisi dua ditempati rekan setim Stoner di Repsol Honda, Andrea Dovizioso.

Drama juga terjadi antara Dani Pedrosa dan Marco Simoncelli dalam memperebutkan posisi kedua. Pada lap ke-17, gaya membalap Simoncelli yang terlalu agresif memakan korban karena dia menyenggol Pedrosa saat menikung ke kiri untuk melewati pebalap Repsol Honda tersebut sehingga Pedrosa jatuh dan gagal melanjutkan balapan—bahkan kembali cedera patah tulang selangka. Simoncelli pun akhirnya terkena penalti dan dia tetap tampil menawan sehingga mampu finis di urutan kelima setelah melewati pebalap Yamaha, Ben Spies.

Dalam balapan kali ini, Yamaha yang biasanya merajai Sirkuit Le Mans nyaris tak berkutik. Pebalap andalannya yang juga juara dunia, Jorge Lorenzo, harus puas finis di urutan keempat karena ditaklukkan Rossi dan Dovizioso.

Dengan hasil seri keempat ini, Lorenzo tetap berada di puncak klasemen dengan total 78, diikuti Stoner yang mencatat kemenangan kedua sepanjang 2011—setelah menang di Qatar—dan kini mengumpulkan 66 poin. Juara dunia 2007 ini menggeser Pedrosa yang gagal menuai poin sehingga harus turun ke urutan ketiga karena poinnya tetap 61. Sementara Dovi naik ke urutan keempat setelah mengumpulkan 50 poin, menggeser Rossi yang meraih 47 angka.

Setelah balapan di Le Mans ini, para pebalap akan mempersiapkan diri menghadapi seri kelima di Catalunya, Barcelona, yang akan berlangsung 5 Juni mendatang.

Jalannya balapan

Saat 10 lampu merah padam, Pedrosa yang start dari posisi keempat langsung melejit ke depan untuk memimpin jalannya lomba. Sementara itu, Stoner dan Dovizioso membuntutinya dari belakang. Namun, Simoncelli, yang start dari posisi kedua turun tiga strip ke urutan kelima karena dia juga digeser oleh Lorenzo.

Namun, Simoncelli tak perlu waktu lama untuk kembali ke barisan depan. Menjelang masuk lap kedua, "Super Sic" berhasil melewati Dovi dan dia memulai pertarungan ketat dengan Lorenzo. Sementara di posisi depan terjadi perubahan posisi ketika Stoner melewati Pedrosa di lap kedua.

Rossi pun ikut meramaikan persaingan ketika dia naik ke urutan keenam untuk mengancam Dovi, yang mengalahkannya saat masuk garis finis di Portugal awal bulan ini. Meskipun demikian, Ducati terlihat cukup kesulitan mengimbangi Honda, yang memang sangat impresif sepanjang akhir pekan ini.

Pada lap ketiga, Simoncelli melewati Lorenzo saat menikung ke kanan. Pebalap berambut jabrik ini memanfaatkan keuntungan karena Lorenzo sedikit menginjak garis putih ketika mengambil ancang-ancang untuk menikung. Dia langsung mengambil dari sisi dalam dan membuat "musuh"nya—Simoncelli dan Lorenzo, terlibat permusuhan setelah Lorenzo mengecam gaya membalap Simoncelli yang dinilai terlalu agresif dan berbahaya—tersebut terpaksa harus sedikit melebar dan rela turun satu strip.

Memasuki lap kelima, gap di antara para pebalap yang bersaing di barisan depan mulai terlihat. Stoner dan Pedrosa bertarung ketat untuk memperebutkan posisi pertama, sedangkan Simoncelli terlihat sendirian di urutan ketiga karena Lorenzo dan Dovi terpisah cukup jauh di belakangnya, begitu juga dengan Rossi yang ada di urutan keenam.

Lap ke delapan Stoner unggul lebih dari 0,3 detik atas Pedrosa dan mereka terpisah jauh dengan Simoncelli yang tertinggal lebih dari 1,9 detik. Balapan mulai sedikit membosankan karena dua pebalap terdepan terlalu jauh, begitu juga dengan Simoncelli yang tak terganggu di posisi ketiga.

Namun, persaingan di posisi empat cukup seru antara Lorenzo dan Dovi, yang tertinggal lebih dari enam detik. Akhirnya, usaha pebalap Repsol Honda tersebut untuk melewati Lorenzo bisa terwujud di lap ke-10, yang membuat Honda kembali menguasai empat posisi terdepan, seperti halnya saat latihan bebas dan kualifikasi. Sementara Rossi tetap berada di urutan keenam untuk memisahkan para pebalap Yamaha, yaitu Colin Edwards dan Ben Spies, yang ada di belakangnya.

Pada lap ke-13, ketika Stoner semakin memperlebar jarak dengan Pedrosa serta Simoncelli, Lorenzo dan Dovi justru kembali terlibat dalam pertarungan seru untuk memperebutkan posisi keempat. Rossi pun memberi ancaman dan siap memanfaatkan keuntungan dari pertarungan dua rivalnya yang ada di depan tersebut. Satu lap berselang Lorenzo berhasil menyalip Dovi, sedangkan Spies harus mengalami nasib buruk lagi karena jatuh dan terpaksa masuk garasi.

Kembali ke posisi depan, Simoncelli secara perlahan mulai memberikan ancaman kepada Pedrosa karena gapnya semakin dekat. Pada lap ke-17, si jabrik hanya berselisih lebih dari 0,2 detik dari pebalap Repsol Honda tersebut dan punya potensi melewatinya. Benar saja, pebalap Italia tersebut berhasil melakukannya dan tak berapa lama berselang, Pedrosa jatuh ketika berusaha mengambil dari sisi dalam saat menikung ke kiri untuk mengambil kembali posisinya. Alhasil, Simoncelli tak mendapat lawan lagi dan aman di posisi kedua dan para pebalap di belakangnya mendapatkan keuntungan karena posisi mereka secara otomatis naik satu strip.

Sementara itu, Stoner tak tersentuh lagi. Hanya nasib sial yang bisa menghalanginya untuk gagal menjadi pemenang di Le Mans. Itu disebabkan sampai dengan lap ke 20, dia unggul lebih dari 8 detik atas Simoncelli, apalagi dengan Lorenzo di urutan ketiga yang tertinggal lebih dari 12 detik. Di lap yang sama, Rossi membuat sebuah langkah maju dengan menyalip Dovi dan langsung mengancam Lorenzo.

Sementara itu, dalam perebutan urutan keenam, rekan setim Rossi, Nicky Hayden, tak bisa mempertahankan posisinya karena dilewati Spies, yang mampu melanjutkan balapan setelah melakukan perbaikan pada motornya di garasi.

Pada lap ke-22, Simoncelli mendapat penalti karena dari hasil investigasi, dia dinyatakan melakukan manuver yang ilegal, yang menyebabkan Pedrosa jatuh. Ini memberikan keuntungan kepada para pebalap di belakangnya.

Persaingan seru terjadi di lap ke-24 ketika Rossi menunjukkan penampilan yang fantastis untuk menyalip Lorenzo. Saat menikung, dia melewati Lorenzo dan berhasil mempertahankannya meskipun di lintasan lurus Lorenzo nyaris melewatinya. Namun, Ducati harus mengakui ketangguhan mesin Honda karena pada lap ke-25 Dovi melewatinya di lintasan lurus dan dia harus turun satu strip lagi ke urutan ketiga. Sementara Lorenzo tertinggal cukup jauh karena sempat melebar dan nyaris masuk gravel.

Lap terakhir, Stoner menginjak garis finis tanpa ada perlawanan, sekaligus mencatat kemenangan kedua pada musim 2011, diikuti Dovi yang berhasil mempertahankan posisi walaupun terus mendapatkan tekanan dari Rossi. Meskipun demikian, ini hasil yang fantastis bagi Rossi karena dia start dari urutan kesembilan dan akhirnya bisa naik podium, seperti yang dijanjikannya seusai kualifikasi kemarin.

- Hasil GP Perancis

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 44m 3.955s
2. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 44m 18.169s
3. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 44m 18.519s
4. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 44m 25.030s
5. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 44m 35.200s
6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 44m 35.564s
7. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 44m 39.521s
8. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 44m 55.457s
9. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team 45m 7.686s
10. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 45m 7.840s
11. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 45m 8.023s
12. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 45m 8.147s
13. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 2 laps

DNF:
Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team
Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team
Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3
Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team

- Klasemen sementara

Pos. Rider Bike Nation Points
1. Jorge LORENZO Yamaha SPA 78
2. Casey STONER Honda AUS 66
3. Dani PEDROSA Honda SPA 61
4. Andrea DOVIZIOSO Honda ITA 50
5. Valentino ROSSI Ducati ITA 47
6. Nicky HAYDEN Ducati USA 39
7. Hiroshi AOYAMA Honda JPN 36
8. Marco SIMONCELLI Honda ITA 22
9. Colin EDWARDS Yamaha USA 21
10. Hector BARBERA Ducati SPA 21
11. Cal CRUTCHLOW Yamaha GBR 21
12. Ben SPIES Yamaha USA 20
13. Karel ABRAHAM Ducati CZE 18
14. Toni ELIAS Honda SPA 17
15. Loris CAPIROSSI Ducati ITA 9
16. Alvaro BAUTISTA Suzuki SPA 7
17. Randy DE PUNIET Ducati FRA 6
18. John HOPKINS Suzuki USA 6

Minggu, 10 April 2011

Rossi Puas dengan Uji Coba GP12


JEREZ, KOMPAS.com — Valentino Rossi mendapat kesempatan pertama untuk merasakan Ducati GP12 yang dipersiapkan untuk menghadapi MotoGP 2012. "The Doctor" melakukan uji coba mesin versi baru berkapasitan 1.000 cc tersebut di Sirkuit Jerez, Spanyol, Jumat (8/4/11) waktu setempat.

Saya suka GP12 ini. Menurut saya, ini lebih menyenangkan. Ini adalah pertama kalinya kami berada di trek sehingga kami memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan. Tetapi mesinnya lebih bagus
-- Valentino Rossi

Motor tersebut diberi seragam lengkap Marlboro dan satu perubahan yang paling mencolok dibandingkan dengan Desmosedici GP11 adalah penambahan knalpot slash-cut.

Mulai musim 2012, ada pertarungan baru yang mengizinkan penggunaan ukuran mesin maksimum 1.000 cc. Untuk saat ini, mesin yang digunakan di kelas MotoGP adalah 800cc. Meskipun demikian, belum ada konfirmasi selengkapnya, apakah boleh menggunakan sepenuhnya ukuran maksimum 1.000 cc tersebut.

Meskipun demikian, Ducati sudah mulai mengadakan uji coba mesin baru itu. Hanya saja, karena tim uji Ducati sedang konsentrasi untuk mengembangkan mesin GP11, Rossi dibantu oleh beberapa mekanik balap timnya dan insinyur untuk tes GP12 itu.

Juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut memulai aksinya di atas GP12 setelah pukul 11.00. Dia mencobanya selama enam putaran. Karena tak ada masalah, uji coba itu berlanjut di mana Rossi berhasil melahap 50 putaran.

"Saya senang," ujar Rossi usai uji coba tersebut. "Saya suka GP12 ini. Menurut saya, ini lebih menyenangkan, lebih menyenangkan untuk ditunggang. Ini adalah pertama kalinya kami berada di trek sehingga kami memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan. Tetapi mesinnya lebih bagus."

"Ini sangat menyenangkan, dan Anda dapat melakukan beberapa slide yang bagus. Ini adalah motor yang akan kami gunakan pada musim depan. Jadi sangat penting–dan juga sangat bagus–menjadi orang pertama yang tampil di trek."

Ducati menjadi tim pertama yang memberikan kesempatan kepada para pebalapnya untuk mencoba motor 2012. Setelah Rossi melakukannya pada hari Jumat, giliran Nicky Hayden (juara dunia 2006) yang mencoba GP12 di Jerez pada Sabtu.

"Kami memilih para pebalap dari pabrik kami–hari ini Vale, besok Nicky–untuk lebih dulu mencoba motor dalam tes pertama ini karena kami pikir masukan mereka sangat penting untuk memulai pekerjaan kami dalam pengembangan ke arah yang benar," ujar bos teknik Ducati, Filippo Preziosi.

"Bisa bekerja dengan Vale selama sehari penuh lebih merupakan permintaan dari kebanyakan teknisi. Kami mengumpulkan masukan yang akan kami terjemahkan ke desain lebih lanjut dan pengembangan untuk motor tahun depan."

"Hal yang positif adalah bahwa pilihan teknis dibuat untuk GP12 dalam tahap perencanaan awal, pada tahun 2010–dan aku merujuk terutama untuk mesin, yang masih big-bang, dan sampai ke paling belakang–yang didukung oleh Valentino."

"Ini memberikan kami kepuasan yang besar, dan kami optimistis tentang pekerjaan yang masih harus dilakukan. Kami tahu bahwa pesaing kami juga bekerja keras untuk mengembangkan motor 2012 mereka, tetapi itu justru membuat tantangan yang lebih baik. "

Akhir pekan lalu, Hayden membawa Ducati untuk pertama kalinya naik podium pada MotoGP musim 2011 dalam balapan basah di Jerez. Ketika Rossi jatuh saat akan menyalip Casey Stoner untuk memperebutkan posisi kedua, Hayden justru bisa mengambil keuntungan dari kecelakaan yang dialami beberapa pebalap di depan sehingga dia finis ketiga.

Jumat, 08 April 2011

FIM Evaluasi Marshal Jerez


VIVAnews - Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) akan mengevaluasi kinerja marshal di MotoGP Spanyol menyusul insiden yang melibatkan rider Repsol Honda Casey Stoner dengan andalan Ducati Valentino Rossi.

Kedua rider tersebut mengalami kecelakaan saat balapan di Jerez, Minggu 3 Maret 2011, menyisakan 21 lap di tikungan pertama, dan Stoner protes setelah marshal balapan lebih memilih untuk membantu Rossi kembali ke trek daripada dirinya.

Rossi akhirnya bisa finis di posisi lima, sedangkan Stoner tidak menyelesaikan balapan. Padahal diyakini Stoner bisa melanjutkan balapan jika mendapatkan bantuan yang serupa dengan Rossi.

"Ketika saya melihat ke belakang, hanya ada satu orang yang mendorong motor saya, sisanya kembali ke pos mereka. Apa yang saya harus lakukan dengan itu? Saya pikir seharusnya kami bisa mendapatkan poin yang bagus, karena motor tidak mengalami kerusakan," kilah Stoner usai balapan.

Merespon protes Stoner, FIM, Selasa 5 April 2011, menegaskan pihaknya akan mengevaluasi marshal atas kejadian tersebut. Meski begitu, FIM memastikan hasil balapan tidak akan berubah.

Dalam pernyataan resminya seperti dilansir Autosport, FIM menegaskan:

"Menyusul kecelakaan antara Rossi dan Stoner saat MotoGP di Spanyol, 3 April 2011, di Jerez, Race Direction telah memutuskan untuk melakukan dengar pendapat dengan panitia dan kepala marshal guna mengevaluasi insiden tersebut dan mendengar penjelasan dari ofisial balapan."

"Karena fakta bahwa keputusan akhirnya Race Direction tidak akan mempengaruhi hasil balapan, rapat dengar pendapat itu akan dilakukan di Estoril, Portugal, 28 April 2011." (eh)

• VIVAnews

Terjatuh di Jerez, Rossi Minta Maaf


VIVAnews - Juara dunia Moto GP tujuh kali, Velentino Rossi mengalami kecelakaan saat tampil di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu, 3 April 2011. Rossi merasa menyesal karena membuang kesempatan untuk naik podium.

Mengawali lomba dari posisi ke-7, Rossi memang tampik kompetitif saat tampil di Jerez, Spanyol. Setelah tujuh lap, Rossi berhasil mengejar pimpinan lomba, Marco Simoncelli, Casery Stoner and Jorge Lorenzo.

Sayang, perjuangan Rossi terganggu ketika dirinya terjatuh saat lomba menyisakan 21 lap lagi. Berniat hendak menaklukkan tikungan, Rossi yang berada di depan Stoner tiba-tiba tergelincir dan mencium aspal.

Insiden ini menyeret Stoner yang kini membela tim Repsol Honda. Pembalap asal Australia itu juga ikut mencium aspal setelah sepedamotor Rossi menghantam bagian depan tunggangannya.

Usai kejadian, Rossi langsung mendapat bantuan dari marshal lomba yang ada di pinggir lintasan. Juara dunia Moto GP tujuh kali itu pun berhasil melanjutkan lomba sampai akhirnya finish di posisi kelima.

Sebaliknya, Stoner tak bernasib semujur Rossi. Mantan juara dunia 2007 itu harus berjuang sendiri untuk mengembalikan sepedamotornya ke lintasan namun gagal sehingga tak bisa melanjutkan balapan.

Usai lomba, Rossi pun meminta maaf atas insiden ini. Namun bukan karena telah membuat Stoner gagal finish, melainkan karena telah membuang peluang untuk naik podium bersama tim barunya, Ducati.


"Hari ini, saat sirkuit basah saya sebenarnya punya kesemptan untuk naik podium dengan Ducato, atau bahkan bisa finish pertama," kata Rossi seperti dilansir Crash.net usai lomba, Minggu, 3 April 2011.

"Sejak kekuatan saya belum pulih, hari ini saya merasa dua-duanya-bahu dan motor-sangat baik di banding saat saya bertarunhg di lintasan kering. Saya bisa mengerem di mana pun saya mau," lanjut Rossi.

"Sepedamotor ini sangat cepat di lintasan basah. Saya melajud engan baik, dan saya minta maaf telah melakukan kesalahan yang membuat peluang saya untuk naik podium terbuang," pungkas The Doctor.

• VIVAnews

Hasil Race MotoGP Jerez-Spanyol

VIVAnews - Rider Yamaha, Jorge Lorenzo, menjuarai MotoGP Spanyol melalui balapan yang dramatis, Minggu 3 April 2011. Casey Stoner gagal finis, sedangkan Valentino Rossi meraih posisi kelima meski sempat kecelakaan.

Stoner (Repsol Honda) memimpin di awal balapan, disusul Lorenzo dan Simoncelli. Rossi, yang harus start dari posisi 12, berhasil menyodok hingga posisi empat. Balapan menyisakan 22 lap, Simoncelli sukses melewati Lorenzo dan Stoner untuk memimpin balapan. Satu lap kemudian giliran Rossi yang melewati Lorenzo untuk menempati posisi ketiga.

Drama terjadi satu lap kemudian. Saat ingin melewati Stoner di tikungan pertama, Rossi justru kehilangan keseimbangan dan motornya mengenai motor Stoner. Kedua mantan juara dunia MotoGP itu akhirnya jatuh bersamaan.

Stoner semakin berang setelah penjaga sirkuit di pinggir justru lebih membantu Rossi untuk mendorong motor ketimbang dirinya. Rider asal Australia itu akhirnya tidak bisa melanjutkan balapan.

Usai peristiwa tersebut, Simoncelli unggul cukup jauh di depan Lorenzo. Namun ironis bagi rider asal Italia tersebut, Simoncelli kembali menjadi korban tikungan pertama setelah mengalami kecelakaan saat balapan menyisakan 16 lap.

Lorenzo pun dengan leluasa memimpin jalannya balapan. Kecelakaan yang dialami Andrea Dovizioso, membuat Dani Pedrosa menyodok ke posisi dua setelah sebelumnya melorot ke posisi 10. Dovizioso bisa melanjutkan balapan setelah sempat masuk pit.

Rider Yamaha Ben Spies sempat melewati Pedrosa, namun saat balapan menyisakan tiga lap, rider asal Amerika Serikat itu juga mengalami kecelakaan. Lorenzo akhirnya finis di posisi pertama, disusul Pedrosa dan rider Ducati Nicky Hayden.

Rossi yang sempat mengalami kecelakaan meraih posisi kelima.


Hasil 27 Lap MotoGP Spanyol

Pos Rider Team/Bike Time/Gap
1. Jorge Lorenzo Yamaha 50m49.046s
2. Dani Pedrosa Honda + 19.339s
3. Nicky Hayden Ducati + 29.085s
4. Hiroshi Aoyama Gresini Honda + 29.551s
5. Valentino Rossi Ducati + 1m02.227s
6. Hector Barbera Aspar Ducati + 1m08.440s
7. Karel Abraham Cardion Ducati + 1m14.120s
8. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha + 1m19.110s
9. Toni Elias LCR Honda + 1m42.906s
10. John Hopkins Suzuki + 1m48.395s
11. Loris Capirossi Pramac Ducati + 1m51.876s
12. Andrea Dovizioso Honda + 1 lap

Tidak Finis:


Colin Edwards Tech 3 Yamaha 26 laps
Ben Spies Yamaha 24 laps
Randy De Puniet Pramac Ducati 16 laps
Marco Simoncelli Gresini Honda 11 laps
Casey Stoner Honda 7 laps

• VIVAnews

Kualifikasi MotoGP Jerez-Spanyol

Casey Stoner meraih pole position GP Spanyol, sehingga dia akan start dari posisi terdepan saat balapan pada Minggu (3/4/11). Dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Jerez, Spanyol, Sabtu (2/4/11), pebalap Australia ini mencatat waktu terbaik 1 menit 38,757 detik.

Tim Repsol Honda tetap mendominasi sesi ini--sama seperti saat tiga kali latihan bebas sejak Jumat dan Sabtu. Pasalnya, di belakang Stoner, yang sempat jatuh menjelang kualifikasi berakhir, ada rekan setimnya, Dani Pedrosa, yang hanya terpaut 0,158 detik.

Gap waktu antara tiga posisi terdepan tidak terlalu jauh. Sebab, juara dunia Jorge Lorenzo (Yamaha), yang akan start dari posisi tiga, hanya berselisih tipis 0,161 detik dengan Stoner. Dari hasil ini bisa dipastikan bakal terjadi pertarungan ketat pada balapan nanti, antara tiga pebalap yang menempati grid pertama tersebut.

Tim Yamaha juga memberikan sinyal bakal menjadi ancaman bagi Honda pada seri kedua MotoGP 2011 ini. Sebab, di belakang duo Repsol Honda tersebut ada dua pebalap Yamaha, menyusul keberhasilan Ben Spies berada di posisi empat.

Hasil buruk justru diraih Valentino Rossi, karena dia terpuruk di urutan 12. Padahal, pebalap Ducati ini sudah menunjukkan tanda-tanda bakal kompetitif di salah satu sirkuit favoritnya tersebut--Rossi sudah enam kali juara kelas premier di Jerez--karena selama tiga kali latihan bebas, dia berturut-turut menempati posisi 3-5-6.

Tampaknya, kecelakaan di Tikungan 8 pada awal sesi kualifikasi ini yang membuat performa "The Doctor" menjadi menurun. Ban juga mungkin menjadi salah satu faktor penghambatnya untuk mencatat waktu terbaik, karena dia sempat menggantinya pada empat menit menjelang sesi kualifikasi usai. Tetapi ketika kembali lagi ke lintasan, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut tak mampu berbuat apa-apa sehingga dia kembali lagi ke garasi Ducati.

Marco Simoncelli, yang memasang target naik podium nomor tiga di Jerez, hanya mampu berada di posisi lima. Tetapi catatan waktunya masih lebih baik dari pebalap ketiga Repsol Honda, Andrea Dovizioso, yang menempati posisi enam.

Posisi selanjutnya ditempati Randy de Puniet (Pramac Racing), duo Yamaha Tech 3 Colin Edwards dan Cal Crutchlow, serta Hiroshi Aoyama (Gresini Honda), yang melengkapi komposisi 10 besar kualifikasi di GP Spanyol ini.

Bagi Stoner, keberhasilannya menempati pole membuka peluangnya untuk meraih kemenangan pertama di Jerez. Pasalnya, dari sembilan kali tampil di sini (untuk semua kelas), dia baru satu kali naik podium nomor tiga bersama tim Ducati pada musim 2009.

- Hasil kualifikasi GP Spanyol

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 1m 38.757s
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team 1m 38.915s
3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 1m 38.918s
4. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 1m 39.390s
5. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 1m 39.486s
6. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 1m 39.709s
7. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 1m 39.892s
8. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 1m 39.895s
9. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 1m 40.019s
10. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 1m 40.168s
11. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 1m 40.175s
12. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 1m 40.185s
13. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team 1m 40.217s
14. John Hopkins USA Rizla Suzuki MotoGP 1m 40.310s
15. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 1m 40.523s
16. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 1m 40.601s
17. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 1m 41.114s

Burgess Tak Khawatirkan Prospek Juara

KOMPAS.com — Bos kru Valentino Rossi, Jerry Burgess, tak khawatir mengenai peluang juara dunia MotoGP 2011 bagi sang pebalap. Menurutnya, yang terpenting adalah mereka terus berusaha memperbaiki performa pada seri-seri berikutnya.

Memang, pada seri perdana MotoGP 2011 di Qatar akhir pekan lalu, debut Rossi bersama Ducati tak terlalu mulus. Pasalnya, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut hanya mampu finis di urutan tujuh, setelah kalah bersaing dengan pebalap Yamaha, Ben Spies.

Tampaknya "The Doctor" masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan mesin baru Desmosedici GP11. Akan tetapi, di sisi lain, pebalap berusia 32 tahun asal Italia tersebut masih memiliki masalah dengan bahu kanannya pasca-operasi pada pertengahan November tahun lalu, menyusul cedera akibat kecelakaan saat latihan motocross pada awal 2010. Rossi merasa kekuatannya baru 70 persen.

Sementara itu, para rival Ducati, yaitu tim Honda dan Yamaha, langsung tancap gas pada seri pembuka tersebut. Casey Stoner (Repsol Honda), yang naik podium nomor satu, dan Jorge Lorenzo (Yamaha) sebagai runner-up, tampaknya menjadi kandidat terkuat untuk menjadi juara musim ini.

Meskipun demikian, Burgess tetap santai menghadapi situasi tersebut. Dia mengaku tidak khawatir bahwa Rossi akan jauh tertinggal karena GP Qatar baru seri pembuka, dari total 18 seri dalam kalender MotoGP 2011.

"Saya tidak khawatir karena kami hanya bisa melakukan apa yang bisa kami kerjakan dan alasannya sudah jelas, apakah itu karena kebugaran atau hal-hal lain," ujar Burgess, kepada MCN.

"Ini selalu akan menjadi sebuah tugas yang berat dan kami tahu, jika dia tidak menjalani operasi lebih awal, maka akan perlu waktu enam atau tujuh bulan untuk masa penyembuhan. Ini mungkin bukan sebuah penyembuhan yang cepat," tuturnya.

Valentino Rossi setelah Race MotoGP Qatar

LOSAIL, Kompas.com - Debut Valentino Rossi bersama Ducati berlangsung kurang spektakuler. Pada seri perdana MotoGP 2011 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (20/3/11), "The Doctor", yang start dari urutan sembilan, hanya mampu finis di posisi tujuh.

Hasil tersebut menunjukkan bagaimana kesulitan Rossi untuk beradaptasi dengan Desemosedici GP11 selama musim dingin. Selain itu, kondisi fisiknya yang belum fit 100 persen akibat gangguan pada bahu, ikut memberikan kontribusi negatif dalam laga tersebut.

Namun di sisi lain, Rossi mengaku menemukan hal positif pada seri perdana ini. Dia bisa memberikan instruksi yang lebih spesifik tentang apa yang harus dikerjakan, dalam menghadapi ketatnya persaingan musim 2011 ini.

Sebenarnya, pada awal perlombaan, Rossi sempat menggebrak. Ketika lampu merah, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut langsung melesat ke depan untuk menempati posisi dua menjelang tikungan pertama. Tetapi setelah itu, pebalap berusia 32 tahun asal Italia ini mulai mengalami kesulitan, termasuk ketika disalib oleh pebalap Yamaha, Ben Spies, dalam perebutan posisi keenam.

Meskipun demikian, Rossi menjadi pebalap terbaik untuk tim Ducati, karena finis di urutan tujuh. Mantan pebalap Honda dan Yamaha ini juga mencatat fastest lap bagi timnya, meskipun terpaut 0,687 detik dari pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, yang merupakan pemenang.

"Tentu saja kami datang ke sini bukan untuk finis di posisi tujuh, tetapi ada hal positif dari balapan ini, dimulai dari waktu, karena kami juga bisa melaju lebih cepat," ujar Rossi. "Saya melakukan start yang bagus, dan itu adalah rasa yang menyenangkan karena tenaga motor ini sangat membantu ketika meluncur.

"Kemudian saya melakukan sebuah kesalahan kecil di tikungan pertama, yang mana membuat saya harus berada cukup lama di belakang Barbera untuk beberapa lap. Meskipun demikian, saya sempat dekat dengan Simoncelli dan Dovizioso (posisi 4 dan 5).

"Saya tidak bisa mengalahkan mereka, karena pada akhir balapan, saya tidak bisa bertahan lama untuk membalap seperti yang diinginkan.

"Saya tidak mengacu kepada Ducati karena tahun lalu, setelah bahuku luka, saya mendapatkan persoalan serupa pada beberapa bagian terakhir balapan. Lalu, sejak dua motor begitu berbeda, maka artinya ada sebuah persoalan bagi saya, tidak cuma secara fisik.

"Tak hanya itu. Kami juga harus memperbaiki motor karena yang lainnya sudah membuat sebuah langkah maju yang pesat sejak tahun lalu.

"Saya juga sudah banyak belajar dalam tes dan balapan ini, dan kami sudah memberikan instruksi yang sangat spesifik tentang apa yang harus dilakukan untuk yang akan datang, supaya bisa berubah pada putaran kedua musim ini, misalnya.

"Dalam waktu dekat, sebaliknya, kami akan mengerjakan pengesetan, dan terus belajar dari pengalaman dan saya akan selalu latihan yang bisa memulihkan kondisi fisik."

Sementara itu, rekan setim Rossi, Nicky Hayden, mengaku sulit untuk bersaing setelah nyaris terlibat dalam kecelakaan yang dialami Randy de Puniet pada lap pertama. Meskipun selamat, tetapi pebalap Amerika Serikat ini sudah tertinggal jauh dari pebalap-pebalap di depan, sehingga dia harus puas finis di posisi sembilan.

"Saya melakukan start yang buruk pada balapan ini, dan kemudian ketika de Puniet kecelakaan, saya nyaris terlibat dan berhenti. Saya senang tidak melindasnya, tetapi itu adalah hal yang buruk, karena saya akhirnya jauh tertinggal dari pebalap di depan," ujar Hayden, mantan juara dunia 2006.

"Kami memiliki banyak hal yang harus dikerjakan, tetapi ini baru seri pertama, dan tidak ada orang yang bisa mengatakan bahwa kami tidak berusaha."
Sumber :
crashnet

Qualifikasi MotoGP Qatar

Hasil lengkap kualifikasi MotoGP Qatar:

Pos Rider Team/Bike Time Gap
1. Casey Stoner Honda 1m54.137s
2. Dani Pedrosa Honda 1m54.342s + 0.205s
3. Jorge Lorenzo Yamaha 1m54.947s + 0.810s
4. Marco Simoncelli Gresini Honda 1m54.988s + 0.851s
5. Ben Spies Yamaha 1m55.095s + 0.958s
6. Hector Barbera Aspar Ducati 1m55.223s + 1.086s
7. Andrea Dovizioso Honda 1m55.229s + 1.092s
8. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m55.578s + 1.441s
9. Valentino Rossi Ducati 1m55.637s + 1.500s
10. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 1m55.647s + 1.510s
11. Randy de Puniet Pramac Ducati 1m55.656s + 1.519s
12. Hiroshi Aoyama Gresini Honda 1m55.724s + 1.587s
13. Nicky Hayden Ducati 1m55.881s + 1.744s
14. Loris Capirossi Pramac Ducati 1m56.323s + 2.186s
15. Karel Abraham Cardion Ducati 1m56.665s + 2.528s
16. Toni Elias LCR Honda 1m57.992s + 3.855s

Jumat, 04 Maret 2011

Mengapa Honda Sangat Superior?


KOMPAS.com - Honda tampil sangat impresif selama tes pra-musim MotoGP 2011 di Sepang, Malaysia. Dalam dua kali ujicoba yang berlangsung selama bulan Februari (1-3 dan 22-24), tim asal Jepang tersebut selalu mendominasi dan menempatkan empat pebalapnya di deretan terdepan.

Tak heran jika Honda paling difavoritkan untuk menjadi juara dunia musim ini, setelah mereka terakhir kali menyabet gelar kelas paling bergengsi ini pada 2006 melalui Nicky Hayden. Trio Honda, Casey Stoner, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso, serta pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, tak terbendung selama tes di Sepang itu.

Atas hasil tersebut, muncullah sebuah pertanyaan tentang fenomena Honda, yang menjelma jadi tim superior. Apa rahasia yang membuat mereka sulit dikalahkan?

Executive vice president HRC, Shuhei Nakamoto, mengatakan bahwa mereka telah melakukan sejumlah perubahan. Akan tetapi, tak ada perubahan yang ekstrem untuk menghadapi musim 2011.

"Sulit untuk menjelaskannya, tetapi kami sudah mencoba banyak hal," ujar Nakamoto kepada situs resmi MotoGP. "Untuk setiap hal kami sudah lakukan perbaikan, meskipun kecil. Tetapi jika anda bisa menemukan ada 100 hal, maka anda hanya menemukan 10 dari semuanya, itu sepersepuluh.

"Tahun lalu di putaran kedua, hasil kami tidak terlalu bagus sampai kecelakaan di Motegi, ketika Dani (Pedrosa) berusaha mengejar Jorge (Lorenzo). Kami telah menemukan sebuah arah pengembangan, dan kami pertahankan arah itu ke HRC, dengan mesin, suspensi, rem, dan lain-lain. Setiap perubahan kecil dilakukan selangkah demi selangkah, dan sekarang mesin kami terlihat kompetitif, tetapi tentu saja kami harus terus mengembangkannya."

Tentang performa ciamik Honda ini juga diakui Lorenzo. Sang juara dunia mengatakan, apa yang sudah diperlihatkan memberikan gambaran yang jelas bahwa Honda sangat hebat pada tahun ini.

"Empat pebalap Honda berada di depan: itu artinya bahwa motornya sudah banyak mengalami perubahan, meskipun tentu saja hanya satu pebalap yang paling kuat karena yang lainnya berada di belakang," ujar Lorenzo kepada Motosprint.

"Kami sudah berusaha memperbaikinya hampir satu detik dibandingkan dengan 2010. Masalahnya adalah bahwa para rival kami sudah banyak yang berubah. Pada beberapa titik, perbedaan kecepatan sebanyak 8 kilometer per jam. Pada saat ini Honda adalah motor dengan tenaga terkuat; Ducati di posisi dua dan Yamaha ketiga.

Rossi Puas Meski Hanya Urutan Ke-9


SEPANG, KOMPAS.com — Pebalap Ducati, Valentino Rossi, mengaku senang dengan kecepatan yang ia catatkan pada hari pertama tes resmi MotoGP 2011 di Sepang, Selasa (22/2/2011). Meskipun hanya berada di posisi kesembilan dan terpaut satu detik dari Casey Stoner, yang menjadi tercepat pada hari pembuka ini, "The Doctor" merasa puas.

Dalam tes resmi kedua tersebut, Rossi belum berada dalam kondisi 100 persen fit. Hal itu menyusul operasi bahu kanan pada pertengahan November tahun lalu. Meskipun demikian, peraih tujuh gelar juara dunia MotoGP tersebut tampil cukup bagus. Bahkan pada tiga sesi awal (pukul 12.00, 14.00, dan 16.00), dia selalu berada di enam besar. Inilah yang membuat mantan pebalap Yamaha itu senang.

"Hari ini kami bisa puas, meskipun merupakan hari pertama. Kami hanya tertinggal satu detik dari posisi teratas, seperti halnya ketika pada hari terakhir tes pertama, tetapi tanpa berusaha membuat waktu di akhir dengan ban lunak seperti yang dilakukan yang lain," ujar Rossi. "Secara garis besar, hari ini, saya berada antara posisi kelima dan keenam, sesuai dengan tujuan yang kami canangkan."

"Saya masih kehilangan waktu sekitar tiga persepuluh detik akibat kondisi bahu. Namun, saat belok ke kiri, saya merasa lebih kuat, sedangkan secara normal saya biasanya sebaliknya."

"Saya juga senang karena kami menghabiskan waktu dengan menggunakan ban keras, yang pada sebelum hari ini kami mengalami kesulitan ketika menggunakannya. Pada akhirnya, kami memilih salah satu dari dua pengesetan yang kami lakukan pada tes terakhir, dan itu akan menjadi dasar pekerjaan kami dari sekarang, serta hal yang akan kami pusatkan dalam beberapa hari ke depan."

Rekan setim Rossi, Nicky Hayden, yang mengakhiri tes hari pertama ini di posisi ke-12, juga senang. Hal itu disampaikan meski ia sempat mengalami kecelakaan pada sesi pagi.

"Segalanya berjalan sesuai jadwal, kecuali saya mengalami sedikit kecelakaan di Turn 1 menjelang akhir sesi pagi hari. Cuacanya benar-benar panas, dan saya kehilangan keseimbangan. Saya berusaha pelan sehingga tidak mengalami kerusakan, baik pada diri sendiri maupun pada motor," ujar juara dunia 2006 ini seraya menambahkan bahwa pada latihan berikutnya, mereka harus menemukan beberapa traksi lagi.


Kompas.com

Hasil Latihan Motogp sesi 1, Stoner menjadi yang tercepat

SEPANG, Kompas.com - Tim Honda mengakhiri hari pertama latihan resmi MotoGP 2011 di Sepang, Malaysia, dengan hasil yang memuaskan. Dua Repsol Honda, Casey Stoner dan Dani Pedrosa, tampil konsisten sehingga mereka tak tergeser dari posisi 1-2 selama empat sesi latihan tersebut, Selasa (22/2/11).

Stoner menjadi yang tercepat pada sesi terakhir pukul 18.00 waktu setempat. Pebalap Australia ini mencatat waktu terbaik 2 menit 0,987 detik dari total 53 lap yang diselesaikannya. Pedrosa menguntitnya dengan catatan waktu 2 menit 1,360 detik, dengan jumlah lap yang diselesaikan sebanyak 46.

Posisi tiga ditempati pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo. Dia berada di depan pebalap Tech 3 Yamaha, Colin Edwards. Di belakang duo Yamaha tersebut ada pebalap Repsol Honda, Andrea Doviziosi, yang satu strip di atas rekan setim Lorenzo di tim pabrikan Yamaha, Ben Spies.

Pada sesi terakhir ini, posisi Valentino Rossi melorot ke urutan sembilan. Padahal, pada tiga sesi sebelumnya, pebalap Ducati tersebut selalu masuk posisi enam besar, yang jauh lebih baik dari raihannya selama latihan resmi perdana awal Februari lalu. Meskipun terpuruk, tetapi "The Doctor" tetap menjadi pebalap terbaik Ducati, karena dia berada di atas rekan setimnya, Nicky Hayden, yang harus puas di urutan 12.

Selama latihan hari pertama (dari total 3 hari), ada beberapa pebalap yang mengalami kecelakaan, antara lain Hector Barbera, Randy de Puniet dan Cal Crutchlow (dua kali). Beruntung, mereka semua tidak ada yang terluka.

Latihan pra-musim ini masih akan dilanjutkan pada Rabu, dan berakhir pada Kamis malam.

Latihan resmi ketiga yang juga menjadi tes terakhir pra-musim 2011 akan dilaksanakan di Sirkuit Losail, Qatar, 13-14 Maret. Setelah itu, para pebalap tetap berada di Qatar, untuk mempersiapkan diri menghadapi seri perdana pada 20 Maret.

- Hasil latihan sesi terakhir hari pertama

  1. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 2m 0.987s (53)
  2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team 2m 1.360s (46)
  3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 2m 1.468s (50)
  4. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 2m 1.654s (42)
  5. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 2m 1.747s (54)
  6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 2m 1.808s (47)
  7. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 2m 1.939s (73)
  8. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 2m 1.996s (49)
  9. Valentino Rossi ITA Ducati Team 2m 1.999s (53)
  10. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 2m 2.224s (48)
  11. Hector Barbera ESP Aspar Team 2m 2.645s (54)
  12. Nicky Hayden USA Ducati Team 2m 2.680s (60)
  13. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 2m 2.779s (63)
  14. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 2m 2.920s (44)
  15. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 2m 2.936s (36)
  16. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 2m 3.082s (58)
  17. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 2m 3.167s (46)
  18. Bike #T1 JPN Yamaha Test Rider 2m 3.676s (46)
  19. Nobuatsu Aoki JPN Suzuki Test Rider 2m 4.639s (57)
  20. Bike #T2 JPN Yamaha test Rider 2m 4.958s (29)

Fastest Sepang I test lap: Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 2m 0.757s (Day 3)

2010 Malaysian Grand Prix (10th October): Pole position: Jorge Lorenzo ESP Fiat Yamaha 2m 1.537s Fastest race lap by manufacturer: Valentino Rossi ITA Yamaha 2m 2.117s Andrea Dovizioso ITA Honda 2m 2.427s Alvaro Bautista ESP Suzuki 2m 2.895s Nicky Hayden USA Ducati 2m 3.062s

Fastest 2010 Sepang test lap: Valentino Rossi ITA Fiat Yamaha 2m 0.271s (Day 2, Test II)

Yamaha Buka Selubung YZR-M1 Baru


SEPANG, Kompas.com — Yamaha membuka selubung motor baru YZR-M1 pada Senin (21/2/11) malam. Seperti yang sudah diduga sebelumnya, pabrik Jepang ini menggunakan "seragam" kebesaran Yamaha, yaitu warna biru, dan tidak ada sponsor baru untuk menggantikan Fiat.

Perusahaan mobil Italia, Fiat, meninggalkan Yamaha pada akhir musim lalu setelah Valentino Rossi memastikan diri angkat kaki dan hijrah ke Ducati. Setelah melalui serangkaian usaha dan negosiasi, Yamaha gagal mendapatkan sponsor baru sehingga mereka memutuskan untuk merayakan ulang tahun ke-50 penampilannya di arena balap motor dengan menonjolkan warna biru.

Peluncuran YZR-M1 baru ini dihadiri oleh juara bertahan Jorge Lorenzo, rekan setimnya asal Texas, Ben Spies, serta para manajemen Yamaha. Mereka mengambil kesempatan pada malam hari menjelang tes resmi kedua pra-musim MotoGP 2011 yang berlangsung di Sepang, Malaysia, pada 22-24 Februari ini.

Meskipun tanpa sponsor, Yamaha tetap optimistis menghadapi musim baru. Duet Lorenzo-Spies diharapkan bisa kompetitif menghadapi tim Honda yang begitu dominan pada tes pertama awal bulan ini, serta Ducati, yang kini dihuni Rossi-Nicky Hayden.

Sejak 2008, Yamaha tampil sangat impresif. Bersama Rossi, mereka merengkuh gelar juara dunia pada tahun 2008 dan 2009 dan musim kemarin giliran Lorenzo yang menjadi juara dengan membuat rekor poin 383, tertinggi sepanjang sejarah MotoGP. Kini, Lorenzo-Spies yang dibebani tugas membawa Yamaha mempertahankan gelar juara pabrik dan tim yang diraihnya pada tiga musim berturut-turut pada 2010.

from : Kompas.com

Motor ducati, Tunggangan Rossi !!!


Ducati Ddesmosedici GP11 Tunggangan Valentino Rossi di MotoGP 2011

Ducati Desmosedici GP11 yang akan jadi tunggangan Valentino Rossi pada musim balapan 2011 sudah resmi diperkenalkan. Meski warna merah adalah ciri Ducati, nuansa Rossi ikut hadir.

Sebagai penghormatan untuk Rossi, motor tersebut ikut menghadirkan nuansa warna favorit The Doctor, yaitu kuning. Warna itu hadir di sejumlah tempat di motornya, sebagaimana juga di balutan kostum balapnya. Kehadiran nomor 46 di motor mengukuhkan ciri Rossi di motor Ducati itu.

Akan tetapi, motor itu tetap didominasi oleh warna Ducati/Marlboro yakni merah dan putih. Untuk warna putih, Crash juga menyebut kalau area rambahannya di motor lebih meningkat ketimbang tahun lalu.

Motor yang ditunggangi oleh Rossi dan rekan setimnya, Nicky Hayden, juga akan terlihat sedikit berbeda. Masalahnya tempat-tempat yang di motor Rossi berwarna kuning akan jadi hitam di motor Hayden.

“GP11 Ducati akan mulai melaju di (ujicoba) Sepang sebagai ‘langkah nol’,” ujar Direktur Teknik Ducati Filippo Preziosi di Autosport, memberikan indikasi kalau Ducati sudah menyiapkan sejumlah langkah pengembangan ke depan.

from : Koranbaru.com